Terinspirasi Gurita

Aries R. Prima – Engineer Weekly

Selain yang tampak di permukaan Bumi, hewan yang berada di kedalaman laut pun memberikan sumbangan yang besar kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahkan, beberapa dikembangkan untuk keperluan militer dan pertahanan. Salah satunya adalah gurita.

Hewan laut ini memunyai beberapa kemampuan seperti kamuflase, penglihatan yang baik, lengan berotot, dan cangkir hisap sensorik yang terdapat pada setiap tentakelnya. Kemampuan inilah yang telah mengisnpirasi para ilmuwan untuk menciptakan berbagai teknologi maju. “Gurita adalah hewan yang menarik, sangat spesial, dengan struktur otot yang bekerja seperti kerangka modifikasi,” kata Cecilia Laschi, profesor biorobotik Sant’ Anna School of Advanced Studies di Pisa, Italia.

Berikut adalah teknologi-teknologi yang dikembangkan dari berbagai kemampuan yang dimiliki oleh gurita.

Material Kamuflase
Tim peneliti yang dipimpin oleh Cunjiang Yu, asisten profesor teknik di University of Houston, dan John Rogers, profesor ilmu dan teknik material di University of Illinois di Urbana-Champaign, telah mengembangkan teknik dan material kamuflase versi mereka yang terinspirasi dari sistem kamuflase yang dimiliki gurita.

Sistem ini mengandung lapisan pewarna dan sensor cahaya yang sensitif terhadap panas.

Cangkir Penyedot
Inovasi teknologi ini akan sangat berguna bagi robot, terutama humanoid, untuk menggenggam sesuatu, yang dapat digunakan untuk mitigasi bencana alam yang sulit dicapai oleh manusia. Setelah melewati berbagai percobaan, cangkir ini mampu menggenggam sebotol wine.

Robot Berubah Warna
Pada 2012 para peniliti di Harvard University, yang dipimpin oleh George Whitesides, menciptakan teknologi ini. Robot berkaki empat ini memiliki lapisan yang terpisah dari saluran kecil di mana pewarna cair dipompa masuk dan keluar. Semua warna yang ditampung, dapat dicampurkan sesuai dengan lingkungan keberadaan robot itu.

Robot Bisa Berenang
Para peneliti dari Foundation for Research and Technology di Yunani, melakukan percobaan atas prototipe robot bertangan delapan di bawah laut pada 2013. Selain terlihat seperti gurita, robot ini dapat meniru gerakkan gurita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi propulsi jenis baru untuk membuatnya lebih mudah dan efisien bagi robot agar dapat mengangkut beban berat di dalam air.

Penginderaan Lembut
Lengan silikon yang sarat sensor dapat mendeteksi posisi lengan ketika berputar, sehingga para peneliti dapat melacak dan menganalisis dinamika yang terjadi, karena biasanya material lembut lebih sulit dikendalikan. Ini berguna untuk menciptakan robot yang benar-benar fleksibel yang lebih baik.

Lengan Robotik Untuk Dikenakan
Lengan tambahan, dapat membantu pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan berat atau yang berisiko besar. Prototipe Supernumery robotics lims (SRL), lengan tambahan, dapat dikenakan di pundak atau pinggang, dan dapat bergerak seperti lengan manusia.

Operasi Laut
PoseiDRONE adalah robot ‘lembut’ baru hasil pengembangan ilmuwan Eropa. Ini adalah pengembangan baru berdasarkan pada perilaku dan karakteristik gurita. Robot baru ini menggunakan 90 persen material lembut (fleksibel) dan dapat bertahan dalam kondisi yang tidak menguntungkan.

Endoskopi Lembut
Proyek robotika yang juga terinspirasi dari gurita adalah STIFF-FLOP yang memusatkan pada sistem kognitif untuk melakukan operasi bedah. Robot yang sudah ada berbentuk belalai gajah dan tentakel gurita.***

baca juga

ingin komentar

Comment