TEKNOLOGI PAKAIAN : Hujan? Bukan Masalah

Aries R. Prima – Engineer Weekly

Masalah yang sering kali dialami oleh para pekerja lapangan, termasuk insinyur, adalah ketika turun hujan secara tiba-tiba, yang tidak memungkinkan untuk segera mengenakan jas hujan agar pakaian yang dikenakan tidak basah. Atau para pengendara sepeda motor atau sepeda yang tengah berada di dalam perjalanan. Beberapa jenis pakaian bahkan dirancang tahan terhadap lumpur.

Schoeller dari Swiss menciptakan Ecorepel, yaitu sebuah teknologi finishing pada produk tekstil yang menggaransi mampu bersih dari air dan kotoran (lumpur) yang ‘mengancam’ mengotori pakaian ketika sedang berkegiatan.

Selain mampu menahan kotoran, teknologi ini juga diklaim ramah lingkungan, bebas dari fluorcarbon dan juga biodegradable sesuai dengan standar OECD 302 B. Bahkan Greenpeace menempatkan produk ini sebagai alternatif dari produk fluor lainnya, seperti jas hujan yang belum ramah lingkungan.

Ecoperel menggunakan lilin parafin, bahan yang sering dipakai pelaut untuk membuat pakaian mereka tahan terhadap air, namun dengan aplikasi yang tahan lama dan ramah lingkungan.

Produsen celana jins juga menggunakan berbagai teknologi untuk membuat produknya tetap nyaman digunakan untuk segala aktivitas. Wrangler dan Levi’s, produsen pakaian jeins dan denim asal Amerika Serikat, telah meluncurkan produk-produk mereka dengan teknologi ini.

Produk Levi’s commuter lebih ditujukan bagi pengendara sepeda agar pengguna tetap nyaman ketika berkendara, tanpa takut pakaiannya menjadi basah dan berbau kurang sedap, serta tidak mudah sobek. Bahkan saat ini, atas kerja sama Levi’s innovation Team dan Kelompok Advanced Technology and Projects (ATAP) dari Google, telah tercipta sebuah jacket untuk para pesepeda yang mampu mengontrol perangkat android nirkabel hanya sentuhan sederhana pada lengan jaket.

Produk celana jins dari Wrangler, bahkan, mampu menahan sinar matahari dan memantulkannya (sun shield), sehingga mampu melindungi pemakainya dari sinar Ultra Violet, sehingga badan tetap sejuk dengan menggunakan produk ini.

Lain lagi dengan teknologi yang digunakan Uniqlo, produsen pakaian dari Jepang. Mereka telah mengembangkan bahan yang disebut Blocktech, yang merupakan pengembangan dari Heattech. Jika teknologi Heattech hanya memberikan rasa hangat pada pemakainya, teknologi Blocktech mampu menahan angin dan anti-air, sehingga dapat memberikan kehangatan maksimal ketika digunakan.

Berbagai teknologi yang disematkan pada produk pakaian atau fesyen ini, mejadikan produk lebih baik dan memberikan banyak manfaat, serta mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi selama manusia beraktivitas.***

baca juga

ingin komentar

Comment