If the work is connected to a long stay in the first place, regular spinu.Pri dry skin, bent to wash your face once or twice a nedelyu.1 soap and do not forget it. Required: 1 tbsp. L. Raspberry flowers, 1 tbsp. L. Raspberry leaves, 1 tbsp. L. chistotela.Sposob application. Take 1/2 cup of the morning, is vecherom.Etot herbal decoction significant inflammation of the blood vessels in the brain convulsions mozga.Pizhma, has a therapeutic effect tonic antipyretic properties. In voltaren buy online general, not just the celebration of tansy, as well as lower back pain, instill a lot of other diseases. However, it should be wary of plant and its extracts were small amounts. Tansy green tea is not used in the treatment of children and pregnant women. • Do you feel burned in an imbalance of pain or your hands? Almost all diseases caused by infection, which is described in the incubation period, which lasts 1-8 days, is.

Teknik Industri dan Pembangunan Industri

Ir.Prihadi Waluyo, MM, IPM

Teknik Industri adalah bidang keilmuan yang merancang, memerbaiki dan menerapkan sistem terintegrasi berdasarkan ilmu-ilmu di matematika, fisika, dan ilmu sosial, menerapkan prinsip dan metode analisis rekayasa dan merancang untuk menentukan, meramalkan dan mengevaluasi hasil yang akan dicapai, telah menjadi salah satu disiplin ilmu keteknikan yang penting dalam pembangunan industri, baik tingkat mikro pabrik hingga tingkat makro negara.

Tanpa industri, maka tidak ada nilai tambah yang dihasilkan dan diproduksi secara masal dari bahan baku menjadi produk antara dan produk jadi. Teknologi sebagai mesin pembangunan bukan untuk sekedar diuji coba dalam skala laboratorium, melainkan harus dipraktekan dalam skala pabrik untuk memenuhi kebutuhan pasar secara kompetitif dan dalam rangka kemandirian bangsa.

Industri yang perlu dikembangkan adalah yang melibatkan keterampilan enjiniring, atau engineering industry, seperti industri otomotif yang melibatkan tenaga terampil las, permesinan, pengecoran, dan lain-lain. Demikian pula industri perkapalan, pertahanan, kereta api, peralatan pabrik, dan pesawat terbang.

Dalam pembuatan alutsista amunisi ringan untuk senjata standar TNI Senapan Serbu (SS1 dan SS2) kaliber 55,6 mm masih terkendala homogenitas pelat kuningan produksi D.N. baik komposisi Cu:Zn = 70:30, maupun kerataan permukaan. Sedang bila tergantung impor cup kuningan, yang mencerminkan jumlah peluru yang diproduksi, akan dengan mudah diembargo lawan. Dari mesin roll pelat kuningan DN terkendala belum adanya mesin roll four high mill yang mampu memproduksi longsong jutaan butir, meski BPPT bersama mitra telah mencoba membuat mesin substitusinya maupun uji coba pengecoran material dan pengerolan pelat kuningan.

Dilihat kapasitas minimal produksi pabrik maka pangsa pasar 200 juta lebih penduduk sudah cukup untuk sebagai captive market (segmen pasar DN), sehingga sangat disayangkan bila truk PERKASA yang sudah diproduksi 700 unit dan telah digunakan diberbagai wilayah RI dengan kontur medan geografis yang berat, tidak dilanjutkan, menuju produksi 500 ribu produk mobil per tahun.

Dengan kebijakan produksi DN yang dibeli oleh pemerintah (government procurement), disamping barang bersubsidi dan produk militer, tidak dianggap melakukan diskriminasi menurut ketentuan organisasi perdagangan dunia (WTO/World Trade Organisation). Tanpa gerakan Aku Cinta (produk) Indonesia/ACI, produk dalam negeri sulit berkembang, karena kuatir tidak kembali biaya investasi mesin/teknologi/SDM yang ditanam. Untuk itu perlu lebih dipromosikan yang mana benar-benar produk DN, agar jangan ada PMA tersembunyi yang ikut membonceng seolah produk DN.

Dengan gerakan produktivitas nasional yang berintikan ilmu Teknik Industri (TI), maka akan lebih memperkuat daya saing produk DN dan kemandirian bangsa, karena prinsip produktivtas adalah hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari ini, serta tidak ada cara yang terbaik, selalu ada cara yang bisa lebih disempurnakan.

Dengan ciri ilmu TI yang makin berkembang ke arah lebih terspesialisasi, seperti logistic-supply chain, ergonomic, perancangan kerja (time and motion study, method engineering), tata letak pabrik, studi kelayakan, dan sebagainya. Maka TI siap mengawal pembangunan industri nasional yang berdaya saing dan meningkatkan kemandirian bangsa.***

baca juga

ingin komentar

Comment