Salam Insinyur

Peran Insinyur Abad XXI

 

Sewindu lalu, National Science Foundation merilis 14 tantangan keinsinyuran pada abad ke 21 yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Salah satu tantangan yang mengemuka adalah Insinyur menjadi sarana atau alat (tools) untuk penemuan ilmiah.

Dalam beberapa tahun ke depan, insinyur akan melanjutkan bekerja sama dengan ilmuwan untuk menemukan berbagai hal yang belum terjawab. Dalam benak masyarakat pada umumnya, ilmuwan dan insinyur memunyai pekerjaan yang berbeda. Ilmuwan mengeksplorasi, melakukan percobaan, dan menemukan. Sedangkan insinyur menciptakan, merancang dan membangun.

Pada kenyataannya, perbedaan pekerjaan ini tidak lah benar-benar terpisah. Insinyur berperan serta dalam proses ilmiah penemuan dalam berbagai cara. Berbagai percobaan dan misi eksplorasi selalu membutuhkan keahlian keinsinyuran untuk merancang peralatan, instrumen dan sistem yang akan memungkinkan berbagai penemuan, seperti dalam bidang fisika maupun biologi.

Dalam penelitian biologi, misalnya tentang hubungan antara gen dan penyakit, para ilmuwan memerlukan peralatan canggih untuk menangkap citra dari sel tubuh atau sel otak, seperti mikroskop jenis baru, perangkat komputer, dan juga perangkat lunaknya yang lebih baik.

Begitu juga dalam penelitian di bidang fisika, seperti untuk menemukan jawaban apakah ada kehidupan lain di semesta ini. Mereka memerlukan insinyur untuk menciptakan pesawat ruang angkasa berkecepatan tinggi yang mampu menjelajahi alam semesta. Bisa dikatakan bahwa berbagai penelitian ilmiah akan terkendala bila tidak ada keahlian keinsinyuran yang menyertainya.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat sedang giat menambah kemampuan dan personil di bidang keinsinyuran, selain sains, teknologi, dan matematika. Mereka sadar jika mereka tidak meningkatkan jumlah SDM di bidang ini, yang saat ini sangat sedikit dan cenderung terus menurun, hegemony Amerika Serikat akan terancam oleh negara lain dengan kemampuan dan jumlah insinyur yang tinggi. Itulah mengapa insinyur sangat dibutuhkan untuk pembangunan dan kemandirian bangsa. Bahkan insinyurlah yang membangun peradaban dunia.

Dalam kesempatan yang baik ini, kami juga ingin menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan bagi para insinyur yang menjalankannya. Semoga puasa yang dilakukan diterima oleh Yang Maha Kuasa dan dapat semakin mendorong semangat dan meningkatkan peran insinyur Indonesia dalam pembangunan nasional.***

Tim Editorial

Role of Engineers in 21st Century

 

Eight Years ago, the National Science Foundation released 14 engineering challenges of the 21st century that is expected to improve the quality of human life. One of the challenges that emerged is the Engineers the tools for scientific discovery.

In the next few years, engineers will continue to work closely with scientists to find many things unanswered. In the popular mind, scientists and engineers have distinct jobs. Scientists explore, experiment and discover. While engineers create, design and build.

In fact, the difference in this work are not as completely separate. Engineers participate in the process of scientific discovery in many ways. Various experiments and exploration missions always need engineering expertise to design equipment, instruments and systems that will allow various inventions, such as in the field of physics or biology.

In biological research, for example, the relationship between genes and disease, scientists need advanced equipment to capture images of the body’s cells or brain cells, such as new kinds of better microscopes, computers, and software.

Also in research in the fields of physics, such as to find answers to whether there is other life in the universe. They require engineers to create high-speed spacecraft capable of exploring the universe. It could be said that a wide range of scientific research will be constrained if there is no accompanying engineering expertise.

The US Defense Department is keen to add capabilities and personnel in the field of engineering, in addition to science, technology, and mathematics. They realize if they do not increase the number of human resources in this field, which is currently very small and are likely to continue to decline, the US hegemony will be threatened by another country with the capability and high ammount of engineers. That’s why engineers are needed for the development and independence of the nation. Even engineers who build the world civilization.

In this Ramadan occasion, we also wish to extend our expression to all moslem engineers: have a blessed Ramadan! Hopefully this worship is blessed by the Almighty and able to encourage and enhance the role of Indonesian engineer in national development. ***

Jakarta, June 1, 2016
Editorial team

baca juga

ingin komentar

Comment