To choose the right method for you, it is best to start a little experiment. His touch and try ice on the back to use, if that is not causing you pain, you leave the ice for 20 min. After a long, warm again try the feeling to be compared in both cases please. If you want an alternate hot and cold, I recommend the following scheme: the first ice for 20 minutes, then the rest of the time. Then escitalopram online no prescription pharmacy internationalpharm - act of 20 to 40 minutes, time for a break. After a while, the whole cycle can be repeated.Minzblätter 1 p. 1 elderberry. Pour 1 tablespoon. l. elderberry cup of water for 20 minutes, boiled, filter. 1/4 cup 3-4 for 15 minutes before tea tea Small times daily Children edy.Uspokoitelny Nr.1- nasal discharge drink, rhinitis in people not bear crustaceans, it can sometimes be an allergic reaction. In this case, the drug has stopped or reduced dosage requirements.

Rancangan Teknologi Perangkat Militer

Perkembangan teknologi di berbagai bidang memunculkan banyak peluang untuk terciptanya inovasi dan peningkatan kualitas perangkat militer. Sebuah sistem pengembangan teknologi dalam bisang militer yang disebut sebagai Advanced Manufacture Forming Technology (AMFT) telah dikembangkan sejak jaman revolusi industri yang bermula di Inggris sekitar 1750.

Perkembangan teknologi ini mulai berubah sejak diciptakannya teknologi tekanan tinggi oleh ilmuwan Rusia, Vladimir Segal, pada 1980an yang dikenal sebagai Equal Channel Angular Extrusion (ECAE). Kemudian, pada era 90an, seorang ilmuwan Rusia lainnya, Ruslan Z. Valiev menyempurnakan teknologi ini yang disebut Equal Channel Angular Pressing (ECAP) dan kemudian menerapkannya dalam proses industrialisasi hingga menjadi produk perangkat militer, dari senjata hingga kendaraan militer.

Teknologi ini bisa disebut sebagai sebuah revolusi teknologi yang telah menyempurnakan teknologi konvensional, seperti proses tempa, rolling, ekstrusi dan drawing. Sedangkan untuk melengkapi aplikasi pada senjata dan mesiu, telah dikembangkan teknologi Self-propagating High-temperature Synthesis (SHS) yang diinisiasi oleh ilmuwan Alexander Merzhanov.

Di Eropa, Metallicum mengembangkan kekhususan di dalam teknologi nano untuk memproduksi perangkat pertahanan. Saat ini terdapat lebih dari 100 pasar khusus untuk logam nano dalam bidang penerbangan dan antariksa, transportasi, peralatan medis, pengolahan produk olahraga, makanan dan bahan kimia, serta material perangkat elektronik.

Menjelang awal abad ke 21 ilmuwan Jepang, Nobuhiro Tsuji mengembangkan metode yang serupa dengan AMFT, yaitu Accumulative Roll Bonding (ARB) yang lebih efisien karena tidak membutuhkan perangkat dan cetakan yang mahal. Metode ini lebih dikhususkan untuk pembuatan omponen badan tank, pesawat tempur atau kendaraan lapis baja berkekuatan tinggi lainnya

Tsuji menggunakan bahan aluminium dan baja. Namun, utnuk menghasilkan kekuatan tinggi, harus dilakukan proses yang berulang hingga puluhan kali. Bahkan belasan kali untuk bahan baja.

Kelemahan ini kemudian diperbaiki oleh ilmuwan Indonesia, Agus Pramono, kandidat Doktor bidang teknik mesin di Tallin Institute of Technology, Estonia, pada 2015. Dengan metode Repetitive Press-Roll Forming (RPRF), staf pengajar di Fakultas Teknik Universitas Tirtayasa ini, prosesnya tidak perlu pengulangan hingga berkali-kali.

Menurut Agus, Indonesia perlu menetapkan secara jelas standardisasi, spesifikasi dari perangkat kemiliteran sesuai matra, serta pengembangan kemampuan SDM Militer dalam mengoperasikan dan perawatan peralatan.

Ia mengharapkan Agar Indonesia dapat meneraplan metode RPRF untuk produksi perangkat militernya di semua sektor pabrikasi produksinya.

Menurutnya, hasil rekomendasi yang telah dituangkan dalam kesepakatan antarpelajar Amerika-Eropa, dalam apa yang disebut sebagai Manifestasi Moskow, AMFT akan diterapkan di Rusia dan negara-negara anggota NATO pada alat utama sistem persenjataan mereka yang mulai diproduksi tahun 2020.***

Aries R. Prima
Pemimpin Redaksi

baca juga

ingin komentar

Comment