Card image cap

PII

Tentang Kami

VISI MISI

VISI

  • Menjadi pendorong kemandirian bangsa
  • Sebagai agen perubahan dan pembangunan melalui pengembangan kompetensi profesi keinsinyuran berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi

MISI

Menjadikan insinyur yang berdaya saing dan memberi nilai tambah yang tinggi bagi kesejahteraan dan kemakmuran bangsa

 

DATA

PERSATUAN INSINYUR INDONESIA (PII)

Berdiri tanggal 23 Mei 1952, di Bandung

Pendiri :

– Ir. Djuanda Kartawidjaja

– Dr. Rooseno Soeryohadikoesoemo

 

JUMLAH ANGGOTA PII 
30.198
JUMLAH INSINYUR PROFESIONAL
14.134

INSINYUR PROFESIONAL PRATAMA

INSINYUR PROFESIONAL MADYA INSINYUR PROFESIONAL UTAMA
1.985 4.395 554

*data per 2018

 

Perangkat Organisasi :

  1. Dewan Penasehat
  2. Dewan Insinyur
  3. Pengurus Pusat
  4. Majelis Kehormatan Insinyur
  5. Dewan Pakar
  6. Badan Pengkajian
  7. BK dan atau BKT
  8. Pengurus Wilayah
  9. Pengurus Cabang
  10. Badan Usaha dan Yayasan
  11. Forum Anggota Muda (FAM-PII)

 

Secara filosofi, bentuk dan warna logo PII menggambarkan bahwa PII secara independen berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat dan berbakti untuk kemajuan bangsa Indonesia melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Ditinjau secara visual, komposisi bentuk dan warna logo PII mengasilkan keseimbangan yang harmonis, senantiasa dapat diletakkan di atas latar belakang dengan warna apapun tanpa mengurangi nilai dan artinya.

 

Bentuk 

  • Segi empat dalah bentuk basis (oreon) dari segala bentuk. Setiap bentuk senantiasa dapat dikembalikan kepada segi empat. Segi empat dapat juga dipandang sebagai bidang rata prisma, yang merupakan bentuk geometris yang senantiasa ditemui setiap insinyur dalam karya keinsinyuran. 
  • Lingkaran dapat dipandang sebagai bola atau kerucut, merupakan unsur kedua yang seringkali mengilhami karya keinsinyuran. 

Lingkaran dengan segi empat ditengahnya mempunyai arti bahwa sesuatu yang telah dipertimbangkan dengan matang – seperti dalam perkataan “kebulatan tekad”, sedangkan persegi mengandung arti sesuatu yang seimbang. Ini melambangkan cara kerja dan kerangka berpikir  insinyur yang dalam meciptakan karya: dengan menerapkan ilmu, perhitungan akurat, dan pertimbangan yang matang, 

Lingkaran hitam di tengah yang secara visual menjadi pusat perhatian, dimaksudkan sebagai gambaran inti kehidupan, sumber segala daya hidup. Melambangkan tujuan transenden kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

Warna

Warna putih dipilih karena menggambarkan kesucian atau keluhuran budi. Dengan warna hitam dan jingga memberi efek kontras namun tetap lembut, sehingga tercapai kombinasi warna yang harmonis. Ketiga warna ini melambangkan dinamika PII yang menjaga keluhuran budi dan kepercayaan dalam berkarya.

 

KODE ETIK
  • Mengutamakan keluhuran budi.
  • Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.
  • Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
  • Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran
LANDASAN HUKUM

UU NO 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN

PP NO 25 TAHUN 2019 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UU NO 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN

 

MITRA ORGANISASI
  • Perguruan Tinggi Teknik
  • Asosiasi Profesi
  • Industri/Perusahaan

 

KEANGGOTAAN INTERNASIONAL
  1. WFEO(World Federation of Engineering Organizations)
  2. AFEO(ASEAN Federation of Engineering Organizations)
  3. FEISEAP(Federation of Engineering Institute South East Asia and Pacific)
  4. AEESEAP(Association of Engineering Education South East Asia and Pacific)

Info
Program Profesi Insinyur

Cara Sarjana Teknik Menjadi Insinyur

Keanggotaan
Syarat Anggota Baru

Syarat Anggota Baru

Registrasi
Khusus Pemilik Sertifikasi Keahlian

Khusus Pemilik Sertifikasi Keahlian