These antibodies balanced, will depend on the health of humans. In particular, it is the balance between the serious failure, and nutrient input and decomposition final product of the acid-base balance. Any one of the operation in the shortest (and vice versa and secondary superiority alkali vice versa acid, and advantages of the hatching rate and the material of the phase and vice versa) begins to dominate - from left to right, which begins with the color of the palm back to the napravlenii.Odnazhdy flat disease because you wonder what will happen clomid uk buy without prescription to the body • stroke? Toxic product - the lack of oxygen and sugar, sugar organic, when the industrial production. Sugar is harmful to the case the whole body, of a blood vessel in particular. Sugar will burn the calcium in the body that lead to defects in the blood formation, destruction of bone and teeth. Calcium, is a must to have a blood! Sugar absorbs require a lot of vitamins B - a body devoted to this process, and as a result, lead to a deterioration of blood diseases and nerve,

Pemikiran Fokus Riset Teknologi Maritim untuk Pengembangan Industri Komponen Kapal Nasional

 

Walujo & Iskendar
BKTK PII

Cita-cita Indonesia menjadi “Poros Maritim Dunia” tidak bisa ditawar lagi untuk menjadi kenyataan, mengingat bahwa posisi Indonesia secara geografis sangat strategis, juga melimpah akan sumberdaya alamnya. Di sisi lain, kemampuan industri maritim nasional, khususnya galangan kapal juga sangat besar, di dalam perkembangannya yang terus bangkit. Sayangnya di dalam setiap kegiatan proyek pembangunan “kapal baru”, jumlah komponen produk dalam negerinya masih rendah. Pada pembangunan “kapal baru” kurang lebih 65% komponen-komponennya harus diimpor dari luar negeri (Iperindo, 2015).

Bagaimana upaya yang mesti dilakukan agar ketersediaan komponen kapal yang diproduksi di dalam negeri meningkat? Salah satu pemikiran awal yang perlu dipertimbangkan adalah perlunya langkah riset-riset teknologi maritim yang diarahkan kepada riset industri komponen kapal. Di dalam riset dan pengembangan komponen kapal tersebut sudah barang tentu perlu memasukkan aspek alih teknologi dari negara-negara maju yang telah mempunyai pengalaman di bidang industri komponen kapal, di samping aspek keramahannya terhadap lingkungan hidup. Untuk itu riset apa yang tepat? Salah satu jawaban yang perlu dipertimbangkan adalah perlunya fokus riset-riset komponen kapal yang diarahkan kepada ranah-ranah sebagai berikut : (i) merinci dan mengidentifikasi tingkat permintaan pasar atas kebutuhan teknologi dan inovasi komponen kapal baik untuk keperluan domestik maupun global; (ii) analisis kesiapan bisnis; (iii) analisis kesiapan pembiayaan; (iv) analisis kesiapan industri/manufaktur, yang di antaranya mencakup riset kesiapan desain, kesediaan material, kesediaan fasilitas produksi, keahlian SDM, metode pelaksanaan dan proses pengendalian produksi, perencanaan manufaktur, dan kesiapan pembiayaan atau investasi, serta implementasi sistem inovasi nasional secara utuh; (v) analisis kesiapan sistem atas pelaksanaan penguasaan teknologi; (vi) analisis kesiapan standarisasi; (vii) analisis kesiapan sistem inovasi nasional atas pelaksanaan penguasaan teknologi setiap teknologi dan inovasi yang menjadi kebutuhan bagi pengembangan dan penguasaan teknologi komponen bangunan kapal.

Untuk mendukung upaya penguasaan teknologi pembuatan komponen/material bangunan kapal sebagaimana tersebut di atas, maka perlu dipertimbangkan kebutuhan berbagai sumberdaya sebagai berikut: (i) Sumberdaya manusia yang berkompeten yang dapat disiapkan terpadu dengan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang sinergi dengan kebutuhan riset pengembangan industri komponen bangunan kapal; (ii) Sumberdaya fasilitas, yang mencakup laboratorium hidrodinamik perkapalan, laboratorium material, laboratorium uji konstruksi dan kekuatan struktur, laboratorium komputasi numerik, laboratorium logam, laboratorium motor dan propulsi, laboratorium perekayasaan teknologi desain, laboratorium elektronika, dan laboratorium terkait lainnya; (iii) Sumberdaya keuangan yang mampu mewujudkan kebutuhan perancangan pembiayaan dengan tingkat kepastian yang tinggi dan mampu mewujudkan penyediaan pembiayaan dengan tingkat kesiapan yang tinggi bagi pengembangan industry komponen bangunan kapal dalam negeri; (iv) Sumberdaya industri yang siap dalam menyediakan desain, material, kesediaan fasilitas produksi, keahlian SDM, perencanaan manufaktur, metode pelaksanaan dan proses pengendalian produksi, dan kesiapan pembiayaan atau investasi, serta implementasi sistem inovasi nasional secara utuh bagi pengembangan industry komponen bangunan kapal dalam negeri; (v) Sumberdaya kelembagaan yang mampu menciptakan sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga penelitian dan pengembangan serta perguruan tinggi sesuai dengan kewenangannya di dalam menghadapi program pengembangan industri komponen bangunan kapal dalam negeri.***

baca juga

ingin komentar

Comment