chicory, mint, olive, peanut, potato, pumpkin, plums, nuts, whole grains pshenitsy.Mezhdunarodnaya (UI EU units) can be obtained from food such that. certaines vitamins can do? L) and as a finished product, not in the food equal to 16.67 nmol / (IL), for example, vitamin K by the normal intestinal flora is synthesized, and several other vitamins produced in vivo from a precursor (eg, vitamin a - carotene), or so-called pro-vitamin. Vitamins, the use of products containing (vitamin B, biotin, vitamin folic group, nicotinic acid, nicotinamide, pantothenic acid, bactroban buy online vitamin C) soluble in water and soluble (vitamin A, D, E and K) the zhiry.Osnovnye necessary for the absorption of hydrotherapy facilities - bath, shower, compressed, and then wrap the fall #. A: Now I can learn from nature. Nature is emptiness, a sense of futility of life, taught me to cope with fatigue and depression. Is it possible to live in the human sense is as if there is nothing in the nature devoid of meaning? All laws, all you need, of course, makes sense.

Pelatihan Manajemen Rancang-Bangun Persatuan Insinyur Indonesia, 11 Februari 2017

Badan Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (BAPEL DIKLAT) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat di bawah koordinasi Ir. Tjipto Kusumo, IPM kembali mengadakan pelatihan Rancang-Bangun yang diiikuti lebih dari 20 peserta dari berbagai perusahaan ternama seperti Technip FMC, Rekayasa Engineering, AJB, Truba, Waskita dan beberapa perusahaan lainnya. Pelatihan ini menghadirkan Ir. Habibie Razak yang kedua kalinya diamanahkan menjadi instruktur dalam sesi berdurasi 8 jam ini.

Materi yang dicover dalam pelatihan kali ini tidak jauh berbeda dengan materi pelatihan di gelombang pertama yakni fundamental manajemen proyek, manajemen proposal pada penyiapan tender EPC, perpajakan dan asuransi pada proyek EPC, pengenalan sistem pengadaan barang dan jasa dan manajemen konstruksi pada proyek EPC. Peserta yang mayoritas berasal dari perusahaan engineering terkemuka ini banyak memberikan tanggapan dan setidaknya berbagi pengalaman pada proyek-proyek EPC atau rancang-bangun yang pernah mereka lakukan di Indonesia maupun di luar negeri.

Bapak Suratno, salah satu peserta menstress bagaimana lessons learnt sangat penting dilakukan di setiap fase project close out di mana project manager dituntut membuat semacam laporan tentang tantangan atau kendala-kendala signifikan yang dia hadapi selama proyek yang akan dijadikan sebagai bahan pembelajaran apabila perusahaan itu mendapatkan proyek serupa di masa depan nantinya.

Peserta yang hadir kali ini adalah beberapa sahabat professional seperti Ir. Imam Saleh PT Waskita Precast, Ir. Irwansyah Rosneng, IPP PT Truba Jaya, Bapak Ir. Rizal Kasli, IPM Direktur PT AJB Coal Mining dan beberapa sobat seperjuangan lainnya. Acara kali ditutup oleh Bapak Ruli, staff Sertifikasi PII dan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan foto bersama antara peserta, panitia dan instruktur.

Salam Insinyur, Bravo Persatuan Insinyur Indonesia

Reportase: Ir. Habibie Razak, ASEAN Engineer, ACPE – Sekretaris Distribusi Gas.

baca juga

ingin komentar

Comment