Mengenal Format Audio Digital

Aries R Prima – Engineer Weekly

Sebagian besar orang saat ini mendengarkan musik dari pemutar musik digital, komputer, atau telepon cerdasnya. Walaupun masih ada juga orang yang mendengarkan alunan musik dari piringan hitam dan CD, karena menganggap bahwa kualitas audio dari kedua perangkat tersebut masih lebih baik dari musik dengan format lain.

Alasan ini tidak sepenuhnya tepat. Karena dengan berbagai perangkatnya, musik digital bisa menghasilkan keluaran yang lebih berkualitas. Selain format CD audio, terdapat banyak ragam format musik digital dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya.

MP3 (MPEG, Audio Layer 3)
Ini adalah format paling populer dalam musik digital yang dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Kualitasnya tidak kalah dengan CD audio, walaupun ukuran filenya lebih kecil.

Format ini sudah menghasilkan kualitas yang baik pada bitrate 128 kbps. Kini juga telah tersedia format MP3 Pro-format sebagai pengembangan dari format sebelumnya dengan ukuran file yang lebih kecil, dengan kualitas keluaran yang sama.

WAV (Wave)
Format ini digunakan jika membutuhkan kualitas audio yang baik dan memiliki tempat penyimpanan yang besar, karena tidak adanya proses kompresi. Format ini adalah standar suara di Windows sebagai hasil ripping dari CD audio sebelum dikonvesi menjadi format lain yang berukuran lebih kecil.

WMA (Windows Media Audio)
Para vendor musik sangat menyukai format ini karena adanya dukungan terhadap Digital Rights Management (DRM), sebuah fitur yang berfungsi untuk mencegah pembajakan musik. Kualitas suara yang dihasilkan juga lebih baik dari format MP3. Bahkan sebuah pengujian menunjukkan bahwa format ini juga lebih baik dari AAC. Sayangnya, format ini hanya bisa dimainkan dengan Windows Media Player.

AAC (Advanced Audio Coding, MP4)
Sebagai penerus format MP3, format ini menawarkan ukuran file yang lebih kecil, namun dengan kualitas suara yang lebih baik. Format ini banyak digunakan jika dibutuhkan untuk transfer data yang lebih cepat. Sehingga nyaman untuk digunakan melalui internet, sambungan wireless, maupun audio streaming. Format ini digunakan oleh Apple di iTunes Store. Kualitas cukup baik walaupun dalam bitrate rendah.

Ogg Vorbis
Dengan ukuran file yang kecil, format ini dapat menghemat bandwidth. Format ini merupakan satu-satunya format audio digital yang terbika dan gratis.

Kelebihan lainnya adalah format ini berkualitas tinggi pada bitrate rendah dibandingkan dengan format lain. Winamp sudah mendukung format ini pada versi terbarunya.

MIDI (Musical Instrument Digital Interface)
Format yang lebih cocok untuk suara yang dihasilkan synthesizer atau perangkat musik elektronik lainnya. Kurang cocok untuk hasil konversi dari suara analog, karena tidak terlalu akurat. Namun sangat cocok bagi pemusik, karena proses editing akan jauh lebih akurat dan lebih baik.

AMR (Adaptive Multimedia Rate)
Jenis audio codec ini sering kita gunakan dalam perangkat telepon genggam. Walaupun kualitas suara kurang baik, namun sangat mudah dikonversi menjadi format MP3 yang populer.

Jika melihat tren perkembangan teknologi ini yang begitu cepat, tidak mustahil dalam waktu dekat akan tercipta sebuah format yang benar-benar berkualitas tinggi dengan ukuran yang sangat kecil, tanpa cacat sama sekali.***

baca juga

ingin komentar

Comment