Memantau Aliran Darah dari Jauh

Aries R. Prima – Engineer Weekly

Aliran darah sering digunakan sebagai indicator kesehatan seseorang. Jika lancer, bisa dikatakan bahwa orang tersebut dalam keadaan sehat. Sebaliknya, jika tidak lancer, ada indikasi gangguan kesehatan. Selama ini pemantauan aliran darah dilakukan dari “luar” dengan menggunakan jari, stetoskop, atau perlatan lainnya.

Di awal tahun ini, para insinyur dari Universitas Waterloo berhasil membuat sebuah sistem portable teknologi pencitraan (imaging) yang memungkinkan pemantauan aliran darah di seluruh tubuh yang dilakukan tanpa harus melakukan kontak fisik. Artinya teknologi ini bisa juga digunakan pada orang yang menderita luka bakar yang parah.

Sistem ini telah diakui sebagai teknologi pertama yang mampu memantau beberapa titik arteri sekaligus, yang menggunakan cara noninvasive berdasarkan cahaya untuk memantau kegiatan kardiovaskular, yang dikenal dengan sebutan Photopletysmography (PPG).

Para insinyur dan peneliti menyesuaikan PPG untuk pemantauan jarak jauh melalui rancangan sistem yang benar-benar baru yang bertujuan untuk membaca bentuk gelombang hemodinamika tanpa bersentuhan secara fisik. Intinya, teknologi ini terdiri dari susunan sensor virtual yang memantau aliran darah pada bagian-bagian tubuh.

Hasil pemantauan dari bagian-bagian tubuh yang berbeda kemudian dikirimkan ke sebuah computer, sehingga aliran darah dapat dipantau secara terus menerus.

Percobaan dan pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pemantauan detak jantung dari jarak jauh, tanpa bersentuhan fisik, dimungkinkan dengan teknologi PPG ini. Artinya teknologi ini mampu memindai sejumlah pasien yang terpisah dalam waktu yang bersamaan.***

baca juga

ingin komentar

Comment