Lokakarya Sertifikasi Insinyur Profesional, Batu Hijau, 11 Maret 2017

Foto-bersama

Lokakarya Sertifikasi Insinyur Profesional (LSIP) kembali diadakan kerjasama antara PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) dan PII Wilayah Nusa Tenggara Barat yang diadakan di Batu Hijau site, Pulau Sumbawa bertepatan pada Hari Sabtu, 11 Maret 2017. Lokakarya dibuka oleh Bapak Ir. Istanto Oerip utusan dari PII Pusat Jakarta yang yang pada sesi selanjutnya memberikan pemaparan tentang Sosialisasi UU Keinsinyuran dan Materi Etika Profesi.

Bapak Ir. I Gede Suratha, sebagai pembicara kedua, memberikan pemaparan tentang sistem sertifikasi Insinyur Profesional PII dan Bakuan Kompetensi PII sebagai dasar atau basis penilaian uji kompetensi Insinyur Profesional. Paparan yang disampaikan oleh Bapak Gede yang juga merupakan ahli Tambang dan Hydrogeologist memberikan wawasan yang lebih luas kepada para peserta untuk bisa mengisi FAIP dengan lebih padat dan detail.

Hadir sebagai Instruktur ketiga, Ir. Habibie Razak memberikan perkenalan singkat mengenai sertifikasi Internasional keinsinyuran yang merupakan lanjutan dari sertifikasi PII antara lain ASEAN Engineer, ASEAN Chartered Professional Engineer (ACPE) dan APEC Engineer. Syarat utama untuk mendapatkan ketiga sertifikasi internasional ini adalah para Insinyur minimum di level Insinyur Profesional Madya (IPM) dan memiliki pengalaman minimum 7 tahun dan 2 tahun di antaranya in charge of significant position/responsibilities. Habibie juga memberikan penjelasan tentang tata-cara pengisian Formulir Pengisian Insinyur Profesional (FAIP) disertai dengan beberapa contoh FAIP terisi untuk berbagai disiplin antara lain Sipil, Mekanikal, Elektrikal, Instrumentation & Control dan Teknik Kimia.

Akhir dari sesi LSIP ini adalah pembacaan Kode Etik Insinyur Indonesia Catur Karsa Sapta Dharma oleh salah seorang peserta dilanjutkan dengan foto bersama antara panitia dan pengurus PII.

Perjalanan menuju Batu Hijau site menempuh beberapa jam perjalanan antara lain dengan terbang dari Jakarta menuju Bandara Internasional Lombok di Praya selama kurang lebih dua jam, setelah itu dilanjutkan dengan perjalanan darat dari Lombok menuju Pelabuhan Kayangan selama 2.5 Jam dan perjalanan laut selama kurang lebih 1.5 Jam menuju Pelabuhan Benete yang merupakan pelabuhan yang dulunya dioperasikan sepenuhnya oleh PT Amman (sebelumnya PT Newmont).

Hasil kerja cerdas para Panitia antara lain Ir. Lalu Sukarja dari PII Wilayah NTB, Ir. Agus Ivan, Ir. Tutuk, Ir. Bambang Tri Eko, dan professional PT Amman lainnya yang tidak sempat disebutkan namanya telah mensukseskan kegiatan LSIP kali ini yang dihadiri lebih dari 30 peserta yang kesemuanya adalah karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Salam Insinyur, Bravo Persatuan Insinyur Indonesia

Reportase: Ir. Habibie Razak, ASEAN Engineer, ACPE – Sekretaris Distribusi Gas.

baca juga

ingin komentar

Comment