As you know, bones are constructed mainly calcium, while old cells are replaced by new regeneration process is not sufficient. As a result, bones lose density (loose) and broken with a small load impact. This explains the increase in injuries in the elderly. The problem is called osteoporosis. Deal with it, you can only increase the intake of calcium from food. Calcium supplements widely publicized - is not the best solution. As we know, synthetic drugs are poorly absorbed by the body - foreign substances identified as dead. anafranil find Therefore, the optimal solution - regular intake of dairy products such as the main source of calcium. We are already aware of the fact that with age, the body disappears milk enzymes capable of transforming qualitatively as a whole, and then most of the calcium contained in it, is not metabolized by the body. Therefore, whole milk is not suitable for our tseley.Da there! Unlike herbal infusions and decoctions dead synthesized drugs keep alive the energy and information over a long period of time after your small

Kualifikasi Profesional vs Akademik (Bagian I)

Prof. Dr. Ir. Harijono A. Tjokronegoro
Guru Besar Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung

Terminologi profesional maupun akademik, keduanya adalah kata sifat, yang biasanya digunakan untuk menyatakan pengakuan kualifikasi atas kemampuan maupun kapasitas seseorang untuk menyelesaikan sesuatu tugas. Kualifikasi profesional, umumnya, dinyatakan dalam bentuk sertifikat profesi atau yang dikenal pula sebagai professional credential. Sementara kualifikasi akademik umumnya dinyatakan dalam bentuk ijazah atau dapat pula disebut sebagai academic credential. Sertifikat profesi maupun ijazah diterbitkan dan diberikan kepada seseorang yang telah menunjukan kemampuannya dalam menyelesaikan suatu program sesuai dengan bakuan proses serta prosedur yang ditetapkan. Sertifikat profesi umumnya diberikan oleh asosiasi profesi kepada anggotanya, sementara ijazah diberikan oleh institusi akademik/pendidikan (misalkan perguruan tinggi) kepada lulusannya. Dimana, lulusan atau sering dikenal pula sebagai alumni, diartikan bukan lagi anggota institusi pendidikan yang bersangkutan, yang maknanya tidak lagi terdapat ikatan hukum, baik kewajiban maupun tanggung jawab, antara alumni dan institusi pendidikan yang telah menerbitkan ijazah.

Sertifikat profesi diterbitkan oleh asosiasi profesi untuk anggotanya sebagai bentuk pengakuan atas capaian yang bersangkutan pada pengetahuan dan ketrampilan atau kompetensi profesional guna mengerjakan sesuatu tugas atau pekerjaan spesifik dengan benar, dengan cepat, dan tanpa menimbulkan kerugian bagi siapapun yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut. Dengan demikian, sertifikat profesi sering pula dikenal sebagai sertifikat kompetensi atau competence credential. Dalam hal ini sertifikat profesional diberikan setelah yang bersangkutan mampu menunjukkan keahlian tertentu sesuai dengan bakuan proses serta prosedur tertentu yang ditetapkan oleh asosiasi yang bersangkutan. Pada umumnya suatu jenis atau bidang professional credential hanya diberikan oleh suatu asosiasi profesi tertentu untuk suatu keahlian (kompetensi) tertentu yang memuat sejumlah batasan yang amat ketat di dalamnya, termasuk batasan kompetensi dan masa dan wilayah keberlakuan. Sebaliknya amat jarang (jika tidak dapat dikatakan tidak ada) suatu asosiasi profesi memberikan lebih dari satu jenis bidang professional credential pada setiap sertifikat profesional yang diterbitkannya. Sementara ijazah diberikan setelah yang bersangkutan menyelesaikan program pendidikan dengan capaian tertentu yang berhubungan dengan upaya penguasaan kompetensi akademik.

Kompetensi akademik yang dimaksud berhubungan dengan penguasaan keilmuan serta ketrampilan yang luas dan komprehensif dengan objektifnya adalah guna menghadapi tugas dan/atau pekerjaan yang bervariasi. Dalam hal ini, suatu jenis academic credential, untuk suatu bidang yang sama, dapat diberikan oleh banyak institusi pendidikan yang berbeda.

Tanggung Jawab dan Kewajiban
Di balik kualifikasi profesional yang kemudian dinyatakan oleh sertifikat profesional terdapat makna pengakuan oleh asosiasi profesi sekaligus jaminan kompetensi (warrant of competence) dan jaminan keahlian (warrant of experties) pada pemegang sertifikat, yang pada umumnya terbatas dalam bidang spesifik yang dinyatakan pada sertifikat profesional yang diterbitkannya. Dengan menerbitkan sertifikat profesional, asosiasi profesi memberikan jaminan bahwa pemegang sertifikat telah memiliki kompetensi dalam pengetahuan serta ketrampilan yang cukup untuk suatu tugas atau pekerjaan secara benar dan aman, tanpa menimbulkan kerugian bagi siapapun yang berhubungan dengan karya yang bersangkutan. Di sisi yang lain, dengan memegang sertifikat profesional, yang bersangkutan dinyatakan mampu menjalankan kewajiban serta bertanggung jawab atas semua akibat dari tugas serta hasil pekerjaan yang dijalankan sesuai dengan kompetensi dinyatakan di dalam sertifikat.

baca juga

ingin komentar

Comment