Kegiatan Enginering Services dan Keberhasilan Proyek PLTU Batubara

“ Kegiatan Enginering Services dan Keberhasilan Proyek PLTU Batubara”

08-07-14-post-a1

PENDAHULUAN
Saat ini, banyak proyek PLTU Batubara telah dilaksanakan. Ternyata,dari perpektif kegiatan engineering, banyak proyek diindikasikan kurang berhasil. Ditengarahi hampir semua pelaku proyek termasuk para pengambil keputusan kurang menyadari bahwaproyek PLTU Batubara adalah kegiatan dengan karakteristik padat modal, padatteknologi dan bahkan padat karya. Dalam implementasi proyek, mereka juga kurang memahami dengan baik aspek-aspek penting, seperti:
• Project Approaches, Contract Strategy dan pengaruhya dalam implementasi proyek
• kompleksitas kegiatan Engineering Servicesdan bagaimana melaksanakannya dengan benar
Walhasil proyek umumnya dilaksanakan dengan jadwal yang terlambat, pembengkakan biaya dan kualitas peralatan yang tidak sesuai harapan.
Dengan reserved batubara yang mempunyai nilai ekonomi sampai dengan 150 tahun, maka hampir pasti bahwa proyek pembangunan PLTU Batubara akan menjadi kegiatan yang berkembang dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguasaan terhadap kegiatan engineeringproyek akan menjadi suatu kebutuhan.
Menyikapi kenyataan tersebut, BKM-PII bermaksud melaksanakan pelatihan tentang “Bagaimana kegiatan engineering servicesproyek PLTU Batubara seharusnya dilaksanakan”.Harapannya, dengan mengikuti pelatihan ini, kerancuan dalam memahami pelaksanan proyek pembangunan PLTU Batubara,yang terjadi selama ini, dapat diluruskan dan kedepan, kegiatan proyek dapat dilaksanakan dengan lebih baik.

MATERI PELATIHAN
Day 1
Overview tentang berbagai pola pendekatan kontrak (Contract Approaches).Keberadaan berbagai jenis dokumen lelang, berbagai pola sekuen kegiatan proyek, berbagai jenis “Performance Guarantees”dan kompleksitas interfacing antar paket kontrak dan integrasinya merupakan bagian dari implikasi implementasi Contract Strategy.

Day 2 and 3
Overview kegiatan engineering dalam implementasi proyek mulai dari penyiapan Project Outline and Status, Project Design Report, Procurement sampai dengan Komisioning. Sebagai perbandingan, disajikan beberapa praktek aktivitas engineeringyang dilaksanakan di bidang industri yang lain. “Project Procedures Manual” merupakan salah satu dokumen penting yang harus disiapkan sebelum pelaksanaan kegiatan engineering proyek.

Day 4
Overview aspek-aspek pentingkegiatan engineering services termasukoverview tentang Power Plant Technology, Project Management, Engineering Tools dan perkembangan kegiatan engineering services di Indonesia

TUJUAN PELATIHAN Training : “Kegiatan Enginering Services dan Keberhasilan Proyek PLTU Batubara”, ditujukan dan bermanfaat antara lain :

• Memberikan pemahaman bagaimana kegiatan engineering services proyek PLTU Batubara seharusnya dilaksanakan.
• Meluruskan kerancuan dalam memahami pelaksanaan proyek pembangunan PLTU Batubara,yang terjadi selama ini, sehingga kegiatan engineering proyek dapat dilaksanakan dengan lebih baik.
• Menjadikan Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) sebagai wahana pelatihan keprofesian dan keinsinyuran.
• Meningkatkan pelayanan BKM-PII kepada anggota dan masyarakat keinsinyuran.
• Pelatihan ini memiliki nilai (score) untuk mengikuti program Sertifikasi Insinyur Profesional dan nilai Continuous Professional Development (CPD) atau Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB), untuk bahan laporan CPD/PKB, bagi pemegang Sertifikat Insinyur Profesional, sebagai per syaratan perpanjangan masa berlaku sertifikat untuk 5 tahun berikutnya.
WAKTU DAN TEMPAT Pelatihan akan dilaksanakan pada Tanggal 9 – 12 September 2014, bertempat, Jakarta. (Kepastian Hotel tempat pelaksanaan menyusul)

INSTRUKTUR
Ir Setiyobakti MBA, adalah Sarjana Teknik Mesin, lulusan Fakultas Teknik UGM.
Perjalanan karir dimulai di Pertamina. Lima tahun sebagai maintenance coordinator untuk 3×3 MW Gas Fired Power Plant, LPG Plant dan Carbon Black Plant dan setahun di “seconded” kan ke Bechtel Inc. untuk proyek LNG Arun sebagai “Mechanical Engineer”.
Sebelum di PLN, lima tahun bekerja di “Nestle Indonesia” sebagai Plant Engineer, Deputy Project Manager, dan Head of Engineering. Dipercaya melaksanakan kegiatan engineering salah produk perusahaan (“Bear Brand”), di kantor pusat Nestle di Switzerland, diteruskan dengan memsupervisi kegiatan konstruksi dan menyelesaikannya sampai dengan komisioning.
Di PLN, selama hampir 20 tahun, mengambil bidang engineering sampai dengan pensiun. Kepala Departemen Mesin dan Kepala Divisi Termal (Direktur Proyek) adalah jabatan yang sempat dipegangnya. Sebelumnya, terlibat dalam program TOK/OJP (Transfer Of Knowledge/On the Job Participation) untuk Proyek PLTU Paiton Unit 1 &2, dalam “World Bank Scheme”, bersama konsultan Sargent & Lundy – Integ. Sempat ditugaskan sebagai Tim Negosisasi Pemerintah/PLN untuk proyek Listrik Swasta.
Setelah pensiun, bekerja di beberapa perusahaan EPC Nasional. Terkait dengan pelatihan, dipercaya melaksanakan “in-house training” untuk Project Engineers.

PESERTA PELATIHAN
Pelatihan ini dirancang untuk profesional yang memerlukan pengetahuan tentang Kegiatan Enginering Services dan Keberhasilan Proyek PLTU Batubara secara baik, dan perlu di ikuti oleh engineer, project engineer, project manager dan pelaku bisnis serta pengambil keputusan pada proyek power plant PLTU Batubara.
BIAYA PELATIHAN
Biaya untuk mengikuti pelatihan ini adalah sbb :
• Anggota PII : Rp. 7.000.000,-
• Umum : Rp. 7.500.000,-

PENDAFTARAN PESERTA
Pendaftaran peserta dan keterangan lebih lanjut menghubungi panitia penyelenggara di Sekretariat Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII), Jl. Bandung No. 1, Menteng, Jakarta Pusat 10310. Telp. 021-31904667, 8352354 No. Hp : 081316716412 Fax. 021-31904667. E-mail: bkmesin_pii@yahoo.co.id Contact : Arfi Yesso Pendaftaran peserta dan pembayaran biaya pelatihan paling lambat tanggal 4 September 2014 atau setelah jumlah maksimal peserta terpenuhi.

Download / unduh Flyer Training PLTU (PDF 5mB)
Download / unduh Formulir Pendaftaran (PDF 836 kB)

baca juga

ingin komentar

Comment