KEAMANAN DATA : Membobol iPhone. Mudahkah?

Aries R. Prima – Engineer Weekly

Kasus penembakan di San Bernandino, California, Amerika Serikat, mambuat biro penyelidik federal (FBI) harus bekerja lebih keras. Bagaimana tidak, permohonannya kepada pengadilan federal untuk menekan pihak Apple agar mau membuka kunci iPhone milik tersangka penembakan, ditolak. Upaya itu dilakukan karena sistem pengamanan iPhone yang ketat.yang mampu menghapus data apabila upaya untuk “menjebol” telepon pintar ini gagal hingga 10 kali.

Pihak Apple sendiri, melalui Tim Cook (CEO), memberikan penjelasan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan Apple karena sangat berbahaya. “Ini sama saja membuat backdoor untuk melakukan peretasan keamanan,” katanya. Jika cara itu digunakan, Apple khawatir akan terjadi “pembobolan” keamanan terhadap iPhone lainnya. Lagipula, tidak mungkin Apple membuat backdoor untuk membobol produknya sendiri. “Ini ibaratnya membuat satu kunci utama (master key) yang bisa dipakai membuka ratusan juta kunci–dari pintu restoran, bank, toko-toko, hingga rumah-rumah,” tambah Cook.

Namun, Edward Snowden punya pendapat lain. Ia meyatakan tidak mungkin FBI tidak bisa “membobol” sistem keamanan iPhone. “FBI mengatakan bahwa Apple memiliki ‘kemampuan teknis eksklusif’ untuk membuka kunci iPhone. Dengan segala hormat, itu hanya omong kosong,” katanya.

Ia menambahkan bahwa FBI memunyai alternatif lain, di luar meminta langsung kepada Apple. Pembocor dokumen CIA ini, sebelumnya, pernah menjabarkan metode untuk melewati mekanisme pengamanan iPhone. Intinya, dengan metode berulang tertentu, pembobol bisa mendapatkan kombinasi PIN yang cocok. Menurutnya, metode ini sudah banyak dilakukan oleh penyedia jasa data recovery. Jadi, tidak mungkin lembaga sekelas FBI tidak mempu melakukannya.

 

baca juga

ingin komentar

Comment