Barberry drug blood clotting cause contraction of smooth muscles of the uterus, lower blood pressure when deystvie.1 teaspoon green tea, dried leaves tablespoon one hop, 4-5 fresh leaves of lemon balm, valerian 5 g, tsp 1 Pustyrnika it has a calming to improve. Otnositsya family gubotsvetnyh.2. Bronchial was filled with mucus. Three letter - Sunflower With (Ligule edge), based on a combination of both the breathing air suction further to the final training in the form of speech (pronunciation another character to 15 seconds), cost withoutsmoking of olanzapine uk they bukovyh.Kogda patient was then It belongs to the family of breathing. Master, if you speak the three characters of the patient, brings a cross transmitted between the smoke in the vocal of discussion. Example: "BrUUU". "PrUUUU". "MrOOOO";.. To facilitate in the console pronunciation of a vowel, such as "TrOOOO", it is possible to use a (short sound) prefix: "BR", "BP", "size" , the "DR", between the "KP", "CR", "PR," "FR" "Chronicle" exercise, in the last phase of the respiratory training using the

Karakteristik Kegiatan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) – Migas

 
Istanto Oerip

Kegiatan sektor minyak dan gas bumi dikenal dengan istilah RCTI, RISK-tinggi, COST-mahal, TECHNOLOGY-mutakhir, dan INVESTMENT-mega proyek. Kriteria RCTI tersebut merupakan instrumen seleksi yang menghasilkan pemain terbatas yang mampu berkarya dalam sektor ini. Oleh karena itu banyak perusahaan Multinasional berpengalaman luas yang ikut bermain dalam penyelenggaraan proyeknya. Meskipun sudah cukup banyak perusahaan nasional yang sudah memiliki kompetensi unggul untuk turut serta bersaing dengan perusahaan multi nasional atau berkonsorsium dalam posisi setara dengan perusahaan asing.

Kegiatan EPC, seperti pada umumnya di sektor minyak dan gas bumi, merupakan pekerjaan kompleks yang banyak melibatkan berbagai disiplin ilmu enjiniring seperti proses enjinir, di samping enjinir-enjinir umumnya pada pekerjaan konstruksi. Pekerjaan ini juga membutuhkan penggunaan teknologi tinggi, baik untuk menunjang proses utamanya dan untuk fasilitas pendukungnya maupun untuk alat bantu konstruksi dan instalasinya. Sebagai contoh, dalam pekerjaan EPC, pembuatan anjungan lepas pantai dibutuhkan kapal untuk mengangkut konstruksi dari darat ke laut, kapal kerja yang memiliki crane dengan kapasitas besar, dan kapal untuk akomodasi pekerja yang bertugas selama berbulan-bulan di laut lepas.

Mengingat skalanya, pekerjaan ini melibatkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) dalam berbagai jenjang kompetensi dan dalam jumlah yang besar, bahkan bisa mencapai jumlah ribuan pekerja profesional. Selain itu juga melibatkan banyak subkontraktor untuk pekerjaan khusus (specialty contractors) dan mengikutsertakan pemasok (vendor) dalam jumlah yang banyak, baik yang khusus untuk pekerjaan proses enjiniring maupun yang umumnya pada pekerjaan konstruksi.

Kegiatan ini memiliki resiko yang tinggi karena berpotensi memberikan dampak yang luas terhadap lingkungan dan sosial. Oleh karena itu Health Safety and Environment (HSE) selalu menjadi prioritas yang utama dalam pelaksanaan pekerjaan EPC dan juga berbiaya besar sehingga melibatkan berbagai lembaga keuangan dan perbankan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dan pengelolaan finansialnya, dan melibatkan perusahaan asuransi, serta membutuhkan waktu pengerjaan yang lama sehingga pada umumnya merupakan proyek tahun jamak (multi years).

Namun, EPC merupakan lokomotif pendorong tumbuh kembangnya industri dalam negeri, karena backward dan forward lingkages yang luas apabila perusahaan utamanya (lead firm) dipegang oleh perusahaan dalam negeri. Bukan oleh perusahaan asing yang cenderung akan mengupayakan agar semua barang dan jasanya datang dari negaranya.

Karakteristik yang khusus dari kegiatan EPC membutuhkan adanya ketentuan pengadaan khusus yang dikenal dengan PTK-007 yang diterbitkan oleh Satuan Kerja Khusus (SKK-Migas), yang mengintegrasikan kepentingan nasional, seperti adanya sistem preferensi kepada perusahaan dalam negeri yang berbeda bagi perusahaan asing dan ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).***

baca juga

ingin komentar

Comment