Jokowi: Visi Insinyur Indonesia

Hari ini, Sabtu (12/12/2015), pidato Presiden di depan ratusan peserta Kongres XX Persatuan Insinyur Indonesia yang bergaya stand up comedy pun dilakukan.
Di awal pidatonya, Presiden membuat lelucon. Ia bercerita tentang percakapan dirinya dengan istrinya, Iriana Widodo sebelum masuk ke dalam ruangan acara di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Iriana sempat berbisik kepadanya sesaat memasuki ruangan.
“Tadi waktu saya mau masuk ke hotel, istri saya berbisik dan bertanya, ‘Saya bukan insinyur, boleh masuk enggak ya?,” ujar Presiden menirukan bisikan Iriana.
Mendengar bisikan istrinya itu, Presiden menjawabnya dengan candaan, jika ingin masuk ke dalam acara pembukaan kongres tersebut, maka harus seizin Ketua Umum PII.

Jika tidak diizinkan, ia mengatakan terpaksa Iriana harus menunggu di mobil.
“Saya bilang, ‘Boleh nanti saya izin ke Pak Bobby, kalau tidak boleh ya nanti tunggu di mobil,” ucap Presiden disambut tawa ratusan peserta yang hadir.

Setelah membuka dengan candaan, barulah Presiden berbicara mengenai inti dari pidatonya.
Presiden menginginkan adanya percepatan pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, kereta api, MRT dan juga pemangkasan pengurusan perizinan.
Di sisi lain, Presiden berharap agar masyarakat tidak perlu takut menghadapi era persaingan.
“Tinggal dua minggu lagi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dibuka. Banyak yang bertanya pada saya, apakah kita siap?” kata Presiden.

baca juga

ingin komentar

Comment