Hatta : Inovasi Teknologi Tingkatkan Sektor Riil
December 8, 2009 by Engineer
Filed under Berita PII
Manado. 07.12.2009 – Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, kembali mengingatkan pentingnya inovasi teknologi untuk meningkatkan pertumbuhan sektor riil di Indonesia.
Penegasan ini disampaikan Hatta Rajasa saat pembukaan Kongres XVIII Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Grand Kawanua Convention Center, Hotel Novotel Manado, Senin (7/12).
“Pentingnya ionovasi ini dilakukan mengingat perekonomian global yang membaik namun tetap beresiko,”ujarnya
Resiko perekonomian global tersebut, kata Hatta, meliputi tingkat pengangguran dunia tahun 2009 yang mencapai kisaran 6,5 persen meningkat tajam dibandingkan awal 2008 sebesar 5,4 persen.
Defisit anggaran negara maju meningkat tajam dari 1,5 persen GDP di 2007 menjadi kisaran 8 persen di 2009. Utang pemerintah negara maju yang juga meningkat dan diperkirakan akan mencapai lebih dari 100 persen GDP di 2009.
Penerbitan surat utang Amerika naik dari 1,1 triliun dollar AS ke 1,4 triliun dollar AS. “Bahkan inflasi global yang juga meningkat dari kenaikan harga-harga komoditas strategis karena peningkatan ‘global demand’,” katanya.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2010, kata Rajasa, diproyeksikan akan banyak dipengaruhi oleh pemulihan pada sisi investasi dan pertumbuhan ekspor, dengan tetap didukung oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga.
“Selain itu, ini dapat dilakukan karena diharapkan bukan hanya karena kepercayaan konsumen, tetapi juga peningkatan sentimen positif dari dunia usaha,” ujarnya..
Guna menyukseskan harapan itu, ujar dia, maka pembangunan perekonomian dan kemajuan teknologi sangat penting. Ada tiga pilar inovasi teknologi penentu kinerja sektor riil dan perekonomian masa depan meliputi revolusi kuantum, revolusi komputasi dan revolusi bio molekuler.
Untuk itu PII harus memberikan dukungan dalam bentuk penguasaan rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyukseskan reformasi pembangunan gelombang kedua.
“PII juga harus secara optimal dan sinergi dalam mengakselerasi peningkatan pertumbuhan ekonomi yang lebih berketahanan dan berdaya saing,” kata Hatta.
Pembukaan kongres dihadiri Meneg BUMN, Dr Mustafa Abubakar, Kepala Bappenas/Menteri Perencanaan Pembangunan, Prof Armida S Alisahbana, Ketua Umum PII, Ir Airlangga Hartarto dan Gubernur Sulawesi Utara, SH Sarundajang. [antaranews.com]


