Teknologi Harus Berguna Meminimalkan Dampak Bencana

December 8, 2009 by Insinyur  
Filed under Headline

konggres-piiManado. 07.12.2009 – Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Airlangga Hartarto mengatakan, teknologi harus lebih dikembangkan untuk meminimalisasi dampak bencana. Terlebih, Indonesia terletak di jalur gunung api dunia, dan di lempeng-lempeng aktif dunia.

“Jadi teknologi, tak hanya untuk menumbuhkan perekonomian dengan lebih berkualitas, tapi juga untuk menjaga apa yang kita bangun,” kata Airlangga, Senin (7/12) dalam Kongres XVIII PII di Manado.

“Di Sulawesi Utara, setiap hari ada gempa sekitar 1-2 skala Richter, tetapi tetap perlu diantisipasi karena berpotensi munculnya gempa dengan skala yang lebih besar.  Sehingga, diharapkan adanya inovasi teknologi misalnya dalam bidang konstruksi,” kata Gubernur Sulawesi Utara, SH Sarundajang.

Dikatakan, “Harus segera disosialisasikan temuan-temuan seperti bangunan tahan gempa. Ini dalam upaya menjaga pembangunan di berbagai bidang, terutama pembangunan infrastruktur”. [kompas.com]

Said Didu Segera Pimpin PII

December 6, 2009 by Insinyur  
Filed under Headline

Jakarta. 3.12.2009 – Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara Said Didu akan segera menggeser posisi Airlangga Hartanto sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia. Pergantian ini akan dilakukan dalam Konggres Persatuan Insinyur Indonesia di Menado, Sulawesi Utara, pada 7-8 Desember.

“PII akan mengadakan pergantian kepengurusan dari saya ke Pak Said Didu,” kata Airlangga yang didampingi sejumlah pengurus Persatuan Insinyur usai bertemu Wakil Presiden, Boediono di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (3/12).

Dia menjelaskan, Said Didu langsung menduduki jabatan Ketua Persatuan Insinyur Indonesia. Said Didu, kata Airlangga, sudah dipilih tiga tahun yang lalu. “Kalau di Persatuan Insinyur, pemilihannya adalah wakil ketua umum dipilih untuk magang 2 tahun, dan kemudian tahun berikutnya jadi ketua umum,” katanya.

Hal ini, kata dia, terkait masalah kepemimpinan di Persatuan Insinyur Indonesia. Menurut dia, mekanisme seperti ini berbeda dengan kepengurusan di organisasi lainnya. Di sejumlah organisasi profesi jabatan ketua umum biasanya berganti setiap empat atau lima tahun sekali. [tempointeraktif.com]

Insinyur Indonesia dalam ASEAN Engineers Register

December 6, 2009 by Insinyur  
Filed under Headline, Keanggotaan PII

airlanggaJakarta. 03.12.2009 – Ketua Persatuan Insinyur Indonesia, Airlangga Hartanto mengatakan lulusan insinyur Indonesia sudah bisa bekerja di negara ASEAN. Hal ini setelah ada kesepakatan kesetaraan profesi insinyur dalam konferensi Federasi Organisasi Insinyur se-ASEAN.

“Jadi lulusan insinyur yang memiliki sertifikasi sama dengan lulusan insinyur di Australia atau Singapura,” kata Airlangga usai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono di kantor Wakil Presiden, Kamis (3/12).

Dia melanjutkan, dengan sertifikasi itu lulusan insinyur Indonesia siap bersaing dengan lulusan asing. Bahkan, kata dia, insinyur Indonesia yang bersertifikasi sudah bisa langsung bekerja di Singapura. Persatuan Insinyur, kata Airlangga, sudah menerapkan sertifikasi sejak lebih dari lima tahun yang lalu.

Sebelumnya, kesetaraan ini menjadi masalah lulusan Indonesia bersaing dengan lulusan negara lain untuk bekerja di negara ASEAN dan negara Australia. Apalagi, sebelum penandatangan dengan organisasi insinyur se-ASEAN. [tempointeraktif.com]

Info ASEAN Engineers Register (AER) bisa dilihat di : http://aer.afeo.org

.

Ir. Airlangga melantik Pengurus BK Mesin 2008-2011

November 14, 2008 by Insinyur  
Filed under Headline

Untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota dan pengurus, BKM-PII menyelenggarakan Halal Bil Halal Anggota BKM dan Asosiasi Mitra. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Dua Restoran, Jakarta pada Rabu 15 Oktober 2008. Acara semacam ini secara rutin setiap tahunnya diselenggarakan yang juga diisi dengan paparan dan talk show berupa Best Practice Exchange, diskusi, dan saling bertukar pengalaman profesi.

Acara silahturahmi dihadiri lebih kurang 50 peserta yang terdiri dari dari anggota-anggota senior, dan anggota muda BKM disamping calon Pengurus Pusat BKM-PII masa bakti 2008-2011 yang dilantik pada acara Halal Bil Halal ini oleh Ketua Umum PII.

Serangkaian acara yang dilangsungkan didahului dengan presentasi gagasan pembentukan badan usaha untuk usaha anggota dilingkungan BKM yang disampaikan oleh Ir. Hari Yuwono, MSc yang diberi judul; “BKM Capital Sources of Capital For Entrepreneurs”. Dalam paparannya dijelaskan secara singkat mulai dari “BKM Capital Missions, Equity Financing, The Venture Capital Market, dan Criteria for Evaluating New-Venture Proposals, dan lain sebagainya. Diharapkan gagasan ini akan mendapat respon positif dari anggota BKM, sehingga dapat segera dibahas lebih serius lagi dan dapat segera diwujudkan.

Pada kesempatan itu juga diselenggarakan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Pusat BKM-PII masa bakti 2008-2011 oleh Ketua Umum PII, Ir. Airlangga Hartarto, MMT, MBA yang ditandai dengan penandatanganan Naskah Pengukuhan dan Berita Acara Pelantikan PP BKM-PII 2008-2011. Berita acara pengukuhan juga ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum BKM-PII Ir. Hertriono Kartowisastro, IPM, yang mewakili Ketua Umum BKM, Dr. Ir. Budhi M. Suyitno, IPM yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya Ketua Umum PII menyampaikan kondisi perekonomian nasional saat ini yang sudah merasakan imbas dari krisis global. Menurut penilaian beliau kondisi ekonomi nasional saat ini sebenarnya sudah masuk dalam katagori kritis. Ditengah krisis global ini Ketua Umum PII menaruh harapan kepada Insinyur Mesin khususnya BKM-PII untuk ikut aktif berperan mendorong perkembangan ekonomi nasional khususnya ikut aktif mendorong perkembangan teknologi bidang mesin melalui karya-karya nyata para insinyur mesin.

Selain pelantikan PP BKM-PII 2008-2011 juga ditampilkan 3 pembicara dalam talk show yang merupakan kisah sukses story Insinyur Mesin yang diselingi dengan hiburan musik siang berupa organ tunggal. Tak lupa juga sesepuh BKM Prof. Nakoela Soenarta, IPU tampil membawakan beberapa lagu kesukaan beliau yang mendapat sambutan hangat peserta Halal Bil Halal. (Yesso).