Dibutuhkan Banyak Insinyur di Bandung

Aries R. Prima – Engineer Weekly

Tampaknya Bandung banyak diminati oleh berbagai perusahaan global, terutama yang bergerak dalam teknologi tinggi, untuk berinvestasi. Hal ini dikarenakan banyaknya tersedia SDM, terutama insinyur berkualitas, yang diperlukan untuk menjalankan kegiatannya.

Beberapa waktu lalu dua perusahaan asal Amerika Serikat, Jabil Defense & Aerospace dan UTC Aerospace System. Perusahaan yang memproduksi suku cadang pesawat itu telah menyepakati untuk berinvestasi di Bandung dengan nilai sekitar 2,1 triliun rupiah.

Saat ini mereka sedang membangun pabrik dengan mesin teknologi tinggi di kawasan jalan Soekarno-Hatta, Bandung, dengan menggunakan pekerja dan insinyur lokal. Jika telah rampung, untuk menjalankan usahanya, kedua perusahaan itu akan membutuhkan sekitar 1.200 tenaga kerja lokal, yang sebagian besar adalah lulusan diploma keteknikan dan insinyur.

Ridwan Kamil, Walikota Bandung menjelaskan bahwa kedua perusahaan itu tertarik membangun pabrik di Bandung karena percaya pada kualitas SDM di Bandung yang sudah terbiasa dalam membuat produk berteknologi tinggi.

“Ini investasinya nilainya besar, karena keyakinan dari perusahaan luar terhadap kualitas SDM Kota Bandung dan kualitas investasi. Ada sejarah Pindad dan PT Dirgantara Indonesia. Di mana orang Bandung terbiasa dengan produksi teknologi,” ujar pria yang akrab disapa Emil ini. Ia pun menambahkan bahwa pabrik yang sedang dibangun bukanlah pabrik “kerah biru”, tapi pabrik “kerah putih” yang menghasilkan produk-produk teknologi tinggi.

Investasi oleh perusahaan-perusahaan ini juga akan menumbuhkan banyak perusahaan-perusahaan lokal sebagai pemasok bahan baku dan bahan setengah jadi untuk pembuatan produk-produknya. Artinya tenaga kerja yang terlibat, termasuk insinyur, akan meningkat. Belum lagi kebutuhan untuk pasokan non-teknis.

Ke depannya diharapkan semakin banyak perusahaan global yang bergerak dalam teknologi tinggi berinvestasi di Indonesia. Selain bermanfaat untuk menyerap banyak insinyur, juga diharapkan terjadinya transfer teknologi tinggi. Sehingga pada saatnya, akan banyak muncul perusahaan-perusahaan nasional, yang memekerjakan insinyur nasional, yang bergerak dalam produksi barang-barang berteknologi tinggi yang mampu bersaing dalam kancah global.***

baca juga

ingin komentar

Comment