DARI REDAKSI : Tidak Ada Keinsinyuran Tanpa Material

Bagi orang awam, mendengar kata ‘material’ biasanya langsung digubungkan dengan toko bahan bangunan atau juga disebut toko material. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah, karena bahan-bahan bangunan ini juga bagian dari ilmu teknik material, salah satu cabang ilmu teknik.

Teknik material adalah sebuah disiplin ilmu teknik yang memelajari sifat bahan, hubungan struktur bahan dan sifatnya, rekayasa material, dan menitik beratkan pada desain berbagai jenis material, seperti logam, plastik, keramik, atau komposit untuk digunakan pada berbagai aplikasi.

Selain itu, bidang ini juga memelajari teknik proses atau fabrikasi, teknik analisis, analisis kegagalan, analisis biaya dan keuntungan dalam produksi untuk industri, serta perawatan.

Berbagai material diciptakan dari berbagai komponen yang ada di Bumi, organik atau pun non-organik, yang dapat diolah menjadi material yang dapat digunakan untuk menunjang kehidupan manusia dan lingkungannya.

Salah satu aplikasi disiplin saat ini adalah membuat materi tempat penyimpanan data atau storage, yang kita kenal sebagai memory card atau flashdisk, yang kian hari menuntut agar dapat menyimpan data yang semakin besar dengan ukuran yang kecil.

Benda-benda sederhana yang kita temui sehari-hari adalah hasil dari perkembangan ilmu material, seperti pisau dapur, gunting, sendok dan garpu, kabel listrik, ban, dan pakaian. Seorang insinyur di bidang material harus memahami sifat-sifat material yang akan digunakan untuk membuat perkakas atau benda tertentu, sehingga dapat benar-benar berfungsi sesuai harapan para penggunanya. Misalkan saja, untuk membuat pisau dan gunting digunakan material stainless steel, yang mudah ditempa dan tahan korosi. Untuk pembuatan kabel listrik, digunakan tembaga yang mampu menghantar panas/listrik dengan baik.

Tidak hanya pada benda sederhana saja, ilmu ini berperan penting pada pembuatan benda-benda yang lebih rumit, misalkan pesawat terbang, kapal laut, mobil, pesawat antariksa, smartphone, dan komputer. Berbagai material dengan berbagai sifat digunakan untuk menciptakan setiap karya cipta kompleks ini. Bahkan, sekarang ini, ilmu material atau dikenal juga sebagai ilmu bahan, digunakan untuk menciptakan energi alternatif.

Engineer Weekly kali ini akan mengulas mengenai berbagai kemajuan ilmu material serta berbagai aplikasinya yang membuat kehidupan tetap berputar. Ditambah dengan kemajuan teknologi nano, material yang semakin ringan dan semakin kuat, dapat dibuat berukuran sangat kecil yang bermanfaat bagi pembuatan benda-benda berteknologi tinggi portabel.

Tidak dapat dibayangkan dunia dan keinsinyuran tanpa adanya disiplin ini. Maka itu tidaklah berlebihan bila orang mengatakan: Engineering is nothing without materials, tak ada keinsinyuran tanpa material.***

Aries R. Prima
Pemimpin Redaksi

baca juga

ingin komentar

Comment