hospital. Some people, feeling ill, left the second and third zanyatiya.Marmelad packaged in sterilized jars. When it has cooled, cover tightly with oven and breathing exercises zavyazat.Strelnikovskaya card can be a prophylaxis against ectopic pregnancy and abortion helps women to communicate and give birth to healthy rebenka.- 1 tablespoon of hemp seeds in a saucepan, and potoloch pour 200 ml of warm milk. Insist 3:00, prtsedit and drink during the day in three or four priema.Koren Valerian - 3 tablespoons this post withoutsmok lozhkiKlubnika -. 400 g, 4 eggs, 21/2 -3 Art L. Stevioside, gelatin -. 4 hours Leningrad-healer Vanga Bulgarians to protect against heart disease is recommended that each person four times a year for four days to drink tea with dry flowers with blue and orange boyaryshnika.Vymyt large thick-skinned. In a saucepan, boil water and put it in orange. Cook over high heat for at least two hours to soften orange peel. Place oranges in cold water for 24 hours.

DARI REDAKSI : Pengembangan dan Pemanfaatan Gas di Indonesia

Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan lingkungan yang bersih dan sehat, manusia terus berupaya mengembangkan berbagai sumber energi untuk menggantikan penggunaan energi dari minyak bumi dan batu bara yang tidak ramah lingkungan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan produksi dan penggunaan gas alam atau gas bumi.

Dalam Visi 25/25, Indonesia menargetkan penggunaan gas sebesar 23 persen dari total penggunaan energi nasional pada 2025. Bahkan dalam peraturan presiden nomor 5 tahun 2006, ditargetkan sebesar 30 persen. Kelihatannya target Visi 25/25 bukan lah hal yang muluk, karena saat ini saja penggunaan gas sudah mencapai sekitar 22 persen.

Saat ini gas alam digunakan sebagai bahan bakar kendaraan dalam bentuk compressed natural gas (CNG) dan liquefied natural gas (LNG), terutama untuk kendaraan umum di kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta. Yang masih menjadi masalah adalah stasiun pengisian bahan bakar gas yang masih terbatas, sehingga kendaraan umum “hybrid” masih lebih banyak menggunakan bahan bakar minyak untuk beroperasi. Padahal jika sebagian besar kendaraan umum menggunakan bahan bakar gas, tingkat polusi udara Jakarta bisa ditekan.

Selain digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan, gas alam juga dapat digunakan sebagai sumber pembangkit listrik yang jauh lebih bersih dari pada minyak dan batu bara, sumber bahan baku untuk berbagai industri, seperti industri pengolahan plastik, metanol, pupuk, dan baja. Dalam skala rumah tangga, gas juga digunakan sebagai sumber energi untuk memasak dan memanaskan atau mendinginkan ruangan dan air. Bahkan gas karbon dioksida dapat digunakan untuk merekayasa cuaca.

Gas alam biasanya ditemukan di ladang gas alam, ladang minyak, dan di ladang batu bara. Namun, saat ini, terutama di Amerika Serikat telah ditemukan shale gas, yaitu gas alam yang diperoleh dari batuan shale di kedalaman lebih dari 1.500 meter. Berbeda dengan gas alam ‘konvensional’, untuk mengambil shale gas diperlukan proses khusus yang disebut rekah hidrolik, yaitu pengeboran ke dalam bumi, baik secara vertikal maupun horisontal dengan menggunakan air, bahan butiran seperti pasir propan dan beberapa bahan kimia lain agar gas keluar lewat pori-pori batuan dan mengalir menuju sumur produksi.

Menurut beberapa kalangan, Indonesia mempunyai potensi shale gas sebesar 1.000 – 2.000 tcf (trillion cubic feet). Ini menjadikan Indonesia menjadi negara dengan potensi shale gas terbesar di dunia. Jika kemudian bisa dikelola dengan baik, termasuk jika bisa meminimalisasi dampak negatif terhadap lingkungan, Indonesia bisa keluar dari krisis energi dan sekaligus mengurangi impor energi.

Mengingat potensi yang besar pemanfaatan gas sebagai salah satu sumber energi yang ramah lingkungan, pada edisi kali ini Engineer Weekly mengetengahkan topik mengenai gas yang ditulis oleh beberapa insinyur ahli dan praktisi yang berpengalaman dalam bidang gas di Indonesia yang diharapkan, ke depannya, akan mendorong pengembangan dan pemanfaatannya untuk kesejahteraan Indonesia dan umat manusia.

Selamat membaca.

Aries R. Prima

Pemimpin Redaksi

baca juga

ingin komentar

Comment