Berita Kegiatan : Inhouse Program Pembinaan Profesi Insinyur PT Nindya Karya, 21 April 2016

Rudianto2-768x576

Program Pembinaan Profesi Insinyur kembali bergulir sebagai entry point buat para Sarjana Teknik yang bekerja lebih dari tiga tahun di dunia keinsinyuran untuk meraih sebutan Insinyur dan gelar Insinyur Profesional. UU No. 11 Tahun 2014 mengamanahkan kepada para Sarjana Teknik mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai salah satu upaya menjadi Insinyur yang teregistrasi.

Inhouse workshop ini lahir dari permintaan Ir . Haedar A. Karim Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT Nindya Karya setelah sebelumnya membuka kegiatan serupa hasil kerjasama Ikatan Alumni Unhas dan PII pada Tanggal 9 Maret 2016. Peserta PPPI bukan hanya dihadiri oleh staff Insinyur perusahaan konstruksi berpelat merah ini tetapi melihat absensi kehadiran peserta, dari 40 peserta dihadiri oleh level manager, kepala divisi, general manager sampai pada level direksi perusahaan ini.

Ir. Rudianto Handojo membuka acara PPPI dan sekaligus memaparkan materi Sosialisasi UU No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Terlihat Direktur Utama Nindya Karya, Ir. Indradjaja Manopol intens mendengarkan pemaparan Ir. Rudianto selama sesi ini.

Materi Etika dan Hukum Profesi Insinyur disampaikan oleh Ir. Sapri Pamulu, Ph.D dan kemudian dilanjutkan materi Pengenalan Sertifikasi Insinyur Profesional oleh Ir. Tjipto Kusumo. Bapak Tjipto pada beberapa slides menggambarkan perbandingan antara proses mendapatkan sertifikasi Insinyur di Indonesia dan di negara maju seperti Amerika. Seperti yang disampaikan Beliau, Sarjana Teknik yang telah mengikuti Program Profesi Insinyur disebut Insinyur sedangkan Sarjana Teknik di US setelah lulus Fundamental Engineering diberi gelar Engineer-in-Training atau Engineer Intern kemudian kedua-duanya baik di Indonesia maupun di US mereka akan berhak mendapatkan lisensi Insinyur Profesional setelah mengikuti uji kompetensi keinsinyuran. Uji kompetensi keinsinyuran bisa dilakukan setelah Engineer memiliki pengalaman keinsinyuran lebih dari 4 tahun.

Materi pengenalan Bakuan Kompetensi dipaparkan oleh Ir. Habibie Razak kemudian dilanjutkan panduan pengisian Formulir Aplikasi Insinyur Profesional oleh Ir. Wahyu Hendrastomo. Habibie dalam paparannya memberikan contoh isian FAIP kepada peserta dan menyatakan akan siap membantu profesional-profesional Nindya Karya apabila dibutuhkan pada saat pengisian FAIP setelah workshop PPPI.

Salam Insinyur, Bravo Persatuan Insinyur Indonesia.

Reportase oleh: Ir. Habibie Razak – Sekretaris Bidang Distribusi Gas

baca juga

ingin komentar

Comment